BENAI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, menegaskan bahwa budaya Pacu Jalur harus terus dilestarikan karena telah menjadi jati diri masyarakat Kuantan Singingi.
Penegasan tersebut disampaikan H. Muklisin usai melepas hilir pertama Pacu Jalur Rayon III Kecamatan Benai, Jumat (10/7/2026) siang.
Menurut Muklisin, Pacu Jalur merupakan wajah sekaligus warisan budaya Kuantan Singingi yang tidak akan lekang oleh panas dan tidak akan tergilas arus perkembangan zaman, selama masyarakat terus menjaga, merawat, dan melestarikannya.
Didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kuansing Drs. Muradi, Ketua Panitia Drs. Masnur Judin, serta Camat Benai Paimun Hendro, Muklisin mengapresiasi pelaksanaan Pacu Jalur Rayon III yang diikuti 54 jalur.
"Kekompakan panitia dan masyarakat sangat menentukan suksesnya penyelenggaraan event ini," ujar Muklisin.
Hal senada juga disampaikan Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana. Menurutnya, pelaksanaan Pacu Jalur Rayon III Kecamatan Benai diyakini dapat berlangsung aman dan lancar apabila seluruh elemen masyarakat, panitia, serta aparat keamanan tetap kompak dan menjalankan tugas masing-masing dengan baik.
"Saya yakin pelaksanaan Pacu Jalur Rayon III Kecamatan Benai dapat berlangsung aman dan lancar sepanjang masyarakat dan panitia tetap kompak serta didukung aparat keamanan yang bertugas secara maksimal," tegasnya.
Karena itu, baik Plt Bupati H. Muklisin maupun Kapolres AKBP Hidayat Perdana mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, saling bahu-membahu, dan bersama-sama menyukseskan helat budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi tersebut.
Pelaksanaan hari pertama Pacu Jalur Rayon III Kecamatan Benai juga dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Sementara itu, salah satu perlombaan yang menyita perhatian penonton mempertemukan Jalur Selendang Putri Danau Seroja dari Desa Tanjung Simandolak melawan Jalur 9 Langkah Arung Samudra dari Desa Banjar Benai.
Sejak pancang awal, kedua jalur saling beradu kecepatan dan silih berganti memimpin perlombaan. Persaingan berlangsung sangat ketat hingga pemenang harus ditentukan melalui tayangan ulang pada monitor panitia. Hasilnya, Jalur Selendang Putri Danau Seroja berhasil meraih kemenangan tipis atas 9 Langkah Arung Samudra, sekaligus menutup salah satu laga paling dramatis pada hari pertama perlombaan.