KUANSING (WartaLingkungan24 com)- Plt. Bupati Kuansing Drs.H.Suhardiman Amby, Ak.MM, launching penyuntikan Vaksinasi Covid-19 untuk anak Usia 6-11 tahun dan Vaksinasi Booster (Dosis III) di SD Negeri 001 Kel.Pasar Lubuk Jambi Kec.Kuantan Mudik Kab.Kuantan Singingi telah dilakukan Senin (17/01/2022).
Dalam kegiatan Launching Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 terhadap Anak Usia 6-11 Tahun dan Vaksinasi Booster (Dosis III) dihadiri oleh Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata S.IK.,M.Si, Drs. Masrul Kasmy, M.Si (Plt. Kadinkes Prov Riau), Yufrizal Putra Candra (Konsultan UNICEF Perwakilan Indonesia), dr. Siska Handayani, M. Kes (Kepala Seksi Survailan dan Imunisasi Dinkes Riau),
Arahan dari Plt. Bupati Kuansing Drs.H.Suhardiman Amby, Ak.MM. sekaligus me Launching Penyuntikan Vaksinasi Covid -19 kepada Anak Usia 6-11 Tahun dan mengucapkan terimakasih kepada Dinkes Provinsi Riau yang sudah berkenan hadir pada acara Launching Penyuntikan Vaksinasi Covid -19 kepada Anak Usia 6-11 Tahun di Kab. Kuansing.
"Pelaksanaan vaksinasi untuk anak ini sesuai dengan Instruksi Presiden. Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun ini pihak keluarga atau orang tua dari murid diharapkan dapat berkoordinasi dengan camat, Lurah, Sekolah atau satuan Pendidikan." Jelasnya
Sementara itu Kadinkes Prov Riau Drs. Masrul Kasmy, M.Si mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kab. Kuansing yang telah bisa mencapai target yang sudah diberikan oleh pemerintah Pusat.
"Jika herd immunity sudah terbentuk maka akan lebih aman, tapi jika anak mulai aktif sekolah tatap muka maka harus punya kekebalan untuk dirinya sendiri, proses vaksinasi untuk anak usia 06-11 tahun itu akan lebih mudah dilakukan karena cukup dikumpulkan di sekolah masing-masing-masing sehingga kecukupan vaksinasi lebih cepat tercapai" jelasnya
Lanjutnya, untuk vaksinasi anak usia 06-11 tahun nanti tidak ada syarat khusus, sama seperti orang dewasa pada umumnya seperti screening, pengecekan kesehatan,dan tidak ada penyakit yang memiliki indikasi.
"Vaksinasi untuk anak lebih aman karena tidak memiliki penyakit komorbid," tutupnya.*